Categories :

Yuk Belajar Digital Marketing [Part 2]

Ini adalah artikel lanjutan soal belajar internet/digital marketing yang sudah pernah kita bahas sebelumnya.

Terakhir, kita udah ngomongin soal digital marketing spesifik ke paid search atau search engine marketing, dan sekarang kita lanjut ke pembahasan berikutnya.

Belajar Digital Marketing Part-3: Social Media Ads

Secara definisi, social media ads atau umum disebut dengan paid social media adalah, metode dalam menampilkan iklan atau pesan sponsor melalui platform social media(social network) dan men-targetkan pengguna spesifik.

Sederhananya, ketika kita melihat ada sponsored tag atau promoted tag dekat dengan posting di salah satu channel social media, maka itulah yang disebut dengan paid social media.

Trus, contoh konkret dari paid social media ini apa? salah satu yang paling jelas adalah pay per click advertising dan display ads, misal Facebook Ads (termasuk Instagram ya)

“apa yang akan dipelajari dari paid social media? bukankah beriklan, dalam hal ini ber-iklan di Instagram itu cukup mudah?”

mungkin kamu akan bilang seperti ini.

Betul, secara umum beriklan di Instagram itu sangat mudah, tetapi untuk kita bisa beriklan dengan efisien tentu ada strateginya.

Kalo kamu ikut kursus belajar digital marketing semisal dari Purwadhika atau RevoU, kamu akan diajari cara beriklan lewat facebook, termasuk juga strategi bagaimana target audience dibentuk, look alike audience, strategi remarketing, termasuk juga brand awareness, traffic web atau konversi.

Intinya adalah bagaimana dengan budget yang kita miliki dapat memberikan hasil yang sebaik baiknya apapun target campaign yang kita pilih.

Satu hal penting lainnya yang dipelajari dari Social Media Paid adalah tracking.

Social media, kita ambil contoh Instagram, adalah salah satu channel dengan basis pengguna yang besar, kumpulan data pengguna mereka yang sangat besar itulah yang dijadikan bahan untuk jualan iklan.

Seperti Daniel Hövermann bilang ”If You Are Not Paying for the Product, You Are the Product“, hampir semua data diri yang ada pada pengguna Instagram akan digunakan untuk keperluan iklan, dimana hasilnya adalah, iklan yang sangat ter-target sampai ke hal-hal pribadi.

Beriklan di Instagram atau Facebook memungkinkan anda untuk men-target orang dari kalangan pendidikan tertentu, dengan kesukaan spesifik akan barang dan dengan rentang usia yang anda bisa pilih sendiri.

review belajar digital marketing di RevoU

Tracking yang dipasang di website atau aplikasi anda, memungkinkan Instagram/Facebook memiliki akses terhadap pengguna mereka yang sedang berkunjung ke website anda untuk kemudian mereka akan menampilkan iklan yang sesuai di Instagram/Facebook.

Tracking, bisa dibilang bagian paling teknikal dan paling sulit dari beriklan di Facebook karena memang implementasinya mengikuti dari tren teknologi pengembangan website. Tapi untuk kebanyakan kasus, Facebook/Instagram sudah membuat interface yang cukup mudah untuk di ikuti, bahkan oleh orang awam sekalipun.

Gimana, udah mulai ngerti apa itu social media paid dan penerapannya beriklan di Facebook Ads? Mudah-mudahan cukup jelas ya.

Sekarang kita lanjut, ke bagian ke empat, Search Engine Optimization.

Internet Marketing Part-4: Search Engine Optimization

Salah satu bagian dari digital marketing yang sangat di tunggu-tunggu para blogger adalah search engine optimization (SEO), dengan harapan rangking tinggi di search engine result page (SERP) juga berarti bertambahnya income dari Google Adsense.

review kursus digital marketing di RevoU

Mungkin ada pertanyaan yang muncul, “marketing identik dengan mempromosikan suatu produk, dan salah satu cara mempromosikan suatu produk adalah lewat Google Ads, lalu kenapa digital marketer masih butuh SEO?

Ber-iklan adalah cara tercepat untuk mempromosikan produk, tetapi untuk beriklan setiap hari sepanjang tahun supaya brand semakin menjual, itu juga bukan cara yang bijak. Beriklan sepanjang tahun juga berarti harus memiliki budget iklan terus menerus, dan tidak semua orang punya budget iklan jangka panjang.

SEO adalah cara lain untuk beriklan lewat media online (blog, online newsportal, online advertorial konten) yang sifatnya jangka panjang dan lebih murah. Selama artikel tersebut ada di internet, maka selama itu pula konten berisi produk akan eksis, tanpa perlu iklan.

Selain itu, SEO menjadi penting untuk digital marketer karena memahami search engine sekaligus membuat konten yang dapat dipahami search engine dengan baik adalah mutlak agar artikel tentang produk yang diiklankan mampu tampil di halaman pertama hasil pencarian Google.

Sekarang bayangkan jika kamu memiliki usaha kursus online atau kursus digital, kira-kira kata kunci atau keyword apa yang paling menggambarkan usaha kamu? setidaknya pikirkan 3 sampai 5 kata, lalu coba kamu ketikkan di Google, apakah website kamu muncul di halaman pertama hasil pencarian?

Jika iya, itu sangat bagus, setidaknya website kamu untuk artikel itu sudah SEO friendly, tapi bagaimana jika tidak muncul, kamu sudah cari di page 2,3,4,5 tapi tidak ada, bahkan hingga page 10?

Sedih? Sudah pasti, setidaknya daripada meratapi hasil pencarian tadi, kamu bisa lakukan perbaikan di artikel itu, salah satunya, kamu perlu membuat sebuah artikel yang SEO friendly, baik secara on-page maupun off-page, termasuk di dalamnya adalah internal linking ke artikel lain, referring dari domain lain, dan backlinks dari situs-situs dengan bisnis yang sama.

SEO bagi kebanyakan digital marketer adalah hal yang membosankan, rumit dan bikin capek. Kalo di ibaratkan, iklan di Google Ads atau di Facebook Ads itu seperti sprint, cepat menghasilkan traffic dan mudah-mudahan conversion juga naik, sementara SEO lebih seperti marathon, waktu lebih lama, menguras tenaga, tetapi hasilnya juga bertahan jauh lebih lama dengan biaya yang lebih murah.

Google Ads/Facebook Ads berada di arena yang berbeda dengan SEO, itu berarti keduanya perlu jalan secara paralel agar target jangka pendek dan jangka panjang sama-sama tercapai.

Udah mulai pegel ngetik, so sampai disini dulu pembahasan belajar digital marketing seputar social media paid dan search engine optimization, kita lanjut bahas lagi di lain waktu.

Semoga bermanfaat.

One Reply to “Yuk Belajar Digital Marketing [Part 2]”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *